MTs Salafiyah Kota Cirebon Gelar Ujian Madrasah 2026 Berbasis Paper Test
Kota Cirebon, 20 April 2026 — Madrasah Tsanawiyah
(MTs) Salafiyah Kota Cirebon resmi melaksanakan Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026
yang dimulai pada Senin (20/4). Kegiatan ini diikuti oleh 57 siswa kelas IX,
terdiri dari 31 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan, yang terbagi ke dalam tiga
ruang ujian.
Ujian Madrasah merupakan bagian dari sistem penilaian mutu pendidikan
yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Pelaksanaan UM
tahun ini mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 751
Tahun 2026 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah.
Sebagai asesmen sumatif di akhir jenjang pendidikan, UM bertujuan untuk
mengukur capaian hasil belajar siswa berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan
(SKL). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan UM 2026 di MTs
Salafiyah menggunakan metode paper test. Kebijakan ini diambil sebagai
upaya untuk menjamin kejujuran peserta didik serta meningkatkan validitas hasil
penilaian.
Meski metode manual ini memerlukan biaya tambahan, terutama untuk penggandaan
soal serta proses koreksi yang lebih intensif oleh guru, pihak madrasah menilai
pendekatan tersebut lebih efektif dalam memetakan kemampuan akademik siswa
secara akurat.
Seluruh mata pelajaran kelas IX, termasuk muatan lokal madrasah,
diujikan dalam pelaksanaan UM kali ini. Setiap mata pelajaran diberikan waktu
selama 120 menit, dengan jadwal ujian berlangsung selama lima hari, mulai 20
hingga 24 April 2026.
Kepala MTs Salafiyah Kota Cirebon, Hj. Uul Ulfiyah, S.Ag, dalam
sambutannya saat membuka kegiatan, mengingatkan para siswa untuk menjaga
kondisi fisik dan mental selama masa ujian.
“Kalian harus menjaga kesehatan dan tetap fokus dalam menghadapi Ujian
Madrasah ini. Selain menjawab soal dengan baik, patuhi seluruh tata tertib,
junjung tinggi kejujuran, dan jangan meninggalkan ruangan sebelum waktu
berakhir. Dengan demikian, pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar, aman, dan
sukses, sekaligus menjadi ajang meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Sebelum ujian dimulai, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Toyibah,
S.Pd.I, membacakan tata tertib kepada seluruh peserta dan pengawas ruang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan
sesuai prosedur.
Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, MTs Salafiyah
Kota Cirebon optimistis pelaksanaan Ujian Madrasah 2026 akan berjalan sukses
serta melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga
memiliki akhlak mulia sesuai nilai-nilai pendidikan madrasah.